DEPOK – Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Depok (UID) kembali menggelar salah satu agenda akademik krusialnya hari ini, Sabtu (23/5). Sebanyak 22 mahasiswa program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) jenjang Strata Satu (S1) mengikuti Sidang Munaqosah (Skripsi) sebagai tahapan akhir dalam mempertahankan karya ilmiah mereka sebelum menyandang gelar sarjana.
Untuk menjaga efektivitas dan kedalaman proses pengujian, pelaksanaan sidang hari ini dibagi secara proporsional ke dalam 3 majelis sidang. Sebanyak 6 dosen penguji senior dikerahkan untuk menelaah, menguji, sekaligus memberikan masukan konstruktif terhadap riset-riset yang dipresentasikan oleh para mahasiswa.
Acara dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Islam Depok, Bapak KH. Dr. Ahmad Damanhuri, M.Ag. Dalam sambutan pembukaannya, beliau menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi akademik para mahasiswa dan dosen pembimbing. Beliau mengatakan, "bahwa skripsi bukan sekadar syarat kelulusan, melainkan wujud kontribusi nyata pemikiran mahasiswa PAI dalam menjawab tantangan pendidikan Islam di masyarakat. Beliau juga berpesan agar para calon lulusan menjaga nama baik almamater dan mengamalkan ilmu yang didapat dengan penuh integritas."
Senada dengan Rektor, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik, Bapak Dr. Acep Muwahid M, M.M., juga memberikan arahan dan motivasi teknis kepada para peserta sidang. Beliau mengatakan, "proses munaqosah ini merupakan bukti dari berjalannya penjaminan mutu akademik yang ketat di lingkungan UID. Beliau berharap hasil evaluasi dari para penguji dapat menyempurnakan kualitas penelitian mahasiswa sehingga layak menjadi referensi ilmiah yang bermutu."
Pelaksanaan sidang munaqosah yang dikoordinasikan oleh jajaran Program Studi PAI ini berjalan dengan khidmat, lancar, dan penuh dinamika ilmiah. Para mahasiswa tampak antusias sekaligus tegang dalam memaparkan argumen serta hasil temuan penelitian mereka di hadapan para dewan penguji.
Dengan terlaksananya sidang ini, Fakultas Tarbiyah UID berharap dapat melahirkan lulusan-lulusan sarjana pendidikan yang tidak hanya kompeten secara intelektual, tetapi juga siap mengabdi dan membawa perubahan positif di dunia pendidikan Islam.